Pages

Search This Blog

Wednesday, December 25, 2013

Pertanyaan yang menggelitik

Pagi ini ada sesuatu yang ngebikin saya buru-buru nyalain laptop, tancepin modem, and write down! Jadi mari kita lihat, apakah sesuatu itu? Jeng jengg..


Singkat aja. Itu adalah komen dari status facebook seorang kawan nun jauh di sana. Tidak bermaksud SARA. Hanya saja lumayan gemes dengan pertanyaan or pernyataan semacem itu yang masih aja laku sampe sekarang. Hihi. Kenapa Tuhan tidak beragama? Apa agama Tuhan? Kenapa kita harus beragama jika Tuhan sendiri tidak beragama? Pertanyaan ini biasanya diajukan oleh mereka yang memilih untuk tidak memeluk agama apapun.

Well, kalo kita mau meluangkan semenit dua menit saja dari 24 jam kita buat ngebuka Kamus Besar Bahasa Indonesia, mungkin ga akan ada pertanyaan sok kritis tersebut. Manusia memang diberi akal yang lebih daripada tumbuhan dan binatang. Dan oleh karena itu juga kadang manusia merasa lebih pintar, bahkan diantara manusia lainnya. Lupa bahwa akal yang ditanamkan dalam dirinya hanya secuil. Manusia itu hanya tau sedikit, sedangkan masih ada lagi yang Maha Mengetahui.

Sebenernya simpel kok. Hanya saja kadang manusia senang berbelit-belit. Mari kita lihat apa yang dikata om KBBI di bawah.


Agama adalah ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Yang perlu digarisbawahi adalah, Agama = sistem yang mengatur PERIBADATAN kita kepada Tuhan. Jadi akan sangat lucu bila Tuhan itu beragama. Karena jika Tuhan itu beragama, maka kepada Tuhan yang mana lagi Dia BERIBADAH? Agama juga mengatur cara manusia berhubungan dengan sesamanya. See? Apa Tuhan butuh sistem untuk bergaul dengan manusia? Jangan becanda deh :D Singkatnya, agama adalah pedoman hidup. Apakah untuk menunjukkan eksistensinya, Tuhan butuh pedoman? Pedoman dari siapa lagi jika Tuhan itu yang Maha Tinggi? Apa Tuhan menciptakan pedoman untuk diri-Nya sendiri? Lagi-lagi, jangan becanda kawan. Pedoman hidup itu untuk manusia bukan? Agama itu untuk manusia. Seperti halnya handphone dengan buku petunjuk penggunaannya. Buku petunjuk itu layaknya agama dan handphone itu buminya. Manusia menempati bumi milik-Nya dan harus diatur bagaimana dia berlaku di atas bumi-Nya.

Yah, itu pendapat saya sih kenapa Tuhan tidak beragama. Karena Tuhan sendiri yang menurunkan agama untuk manusia. Manusia yang harusnya beragama, bukan Tuhan. Sesimpel itu kok hihi. Akhir kata, beda pendapat boleh. Yang penting tetep damai yaa :)

No comments:

Post a Comment

< >